Untitled Document

STIP-AP Lolos dalam Lomba Riset Tingkat Mahasiswa


STIP-AP MedanBadan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementrian Keuangan Republik Indonesia membuka kesempatan bagi mahasiswa dalam Penelitian dan Pengembangan Kelapa Sawit Berkelanjutan. Kesempatan ini secara resmi diumumkan BPDPKS pada bulan April 2020 dengan nomor PENG-1/DKPS/2020.

Dikutip dari Pengumuman tersebut bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi, minat serta kreatifitas mahasiswa untuk menerapkan dan mengembangkan serta menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi guna mewujudkan perkebunan dan industri sawit nasional yang berkelanjutan.

STIP-AP tidak ingin kehilangan momen ini, “Kesempatan belum tentu datang dua kali, maka kita bentuk tim, lakukan konsolidasi, eksplorasi ide, dan melakukan pendampingan kepada peserta lomba” ujar Kabag Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Sakiah, SP., MP.

BPDPKS memberikan dana riset maksimal Rp 20.000.000,00 untuk 30 proposal terbaik pendanaan tahun 2020. Hasil seleksi telah diumumkan pada hari Kamis, 6 Agustus 2020.

Salah satu proposal yang diajukan dengan judul Pembuatan Monogliserida dengan Emulisfier HLB tinggi dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) secara Gliserolisis Enzimatis yang diketuai oleh Mauly Ansyori mahasiswa Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan lolos untuk didanai penelitiannya.

Hal ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Mauly dkk serta Zakwan, SP., M.Si dan Rahimah, S.S.T., M.Si sebagai Dosen Pendamping pada kegiatan ini. Atas prestasi ini, Wakil Ketua I Bidang Akademik Zulham Efendi, S.T., M.Sc. Eng berharap semakin banyak proposal penelitian yang lolos pada tahun mendatang.

BPDPKS menyediakan dana penelitian bukan hanya bagi mahasiswa namun juga bagi Dosen. Aries Sukariawan, SP., MP selaku Ketua STIP-AP mendorong dosen dan mahasiswa agar lebih produktif mengikuti kompetisi untuk meraih hibah-hibah penelitian lainnya.

STIP-AP memberikan reward bagi dosen dan mahasiswa yang proposalnya didanai Kementerian, demikian disampaikan Ketua STIP-AP. (SKH)